Darurat Banjir dan Longsor Sumut, Gubernur Bobby Fokus Evakuasi dan Buka Akses Jalur Logistik yang Putus

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOKUS: Gubernur Sumut Bobby Nasution saat mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana bersama dengan Menko PMK Pratikno secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (27/11/2025). (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com- Banjir bandang dan tanah longsor melanda 10 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut). Gubernur Sumut Bobby Nasution pun gerak cepat melakukan berbagai upaya penanganan.

Penanganan yang dilakukannya berfokus pada pelayanan, pencarian, pertolongan dan evakuasi korban serta membuka akses jalan yang terputus akibat bencana. Hal tersebut disampaikannya pada saat mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana bersama dengan Menko PMK Pratikno secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (27/11/2025).

Untuk bantuan logistik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menyalurkan ke wilayah terdampak bencana. Namun ada daerah yang masih belum bisa diakses melalui jalur darat. Oleh sebab itu, upaya pembersihan material longsor terus dilakukan. Guna membuka jalur logistik dan komunikasi di beberapa wilayah terdampak.

“Untuk 8 kabupaten/kota sudah bisa ditembus bantuan kami lewat jalur darat, namun ada 2 kabupaten/kota belum bisa kami suplai Tapteng dan Sibolga, karena akses masih terputus total,” kata Bobby.

Meski begitu, Ia juga telah berkoordinasi dengan TNI untuk pilihan memasuki wilayah tersebut melalui udara. Lantas 2 helikopter pun telah disiagakan guna tujuan tersebut.

Selain itu, Bobby juga telah menetapkan status darurat bencana, melakukan pendampingan di kabupaten/kota terdampak, melakukan koordinasi Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor, mendirikan pos pengungsian dan pos lapangan, dan menggalang bantuan dari BUMN, BUMD serta stakeholder terkait.

Sebagai informasi, berdasarkan data terkini ada 10 kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor. Diantaranya Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Langkat, Padang Sidimpuan, dan Nias Selatan. Dilaporkan sebanyak total 30 jiwa meninggal dunia di Sumut. Serta ada kurang lebih 4035 warga yang mengungsi.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan pihaknya tengah berupaya memulihkan jaringan komunikasi. Ada beberapa wilayah terdampak bencana yang mengalami gangguan komunikasi sejak banjir dan longsor melanda.

“Sesuai dengan arahan Gubernur, pemulihan jaringan komunikasi terus dilakukan, saat ini masih ada kabupaten/kota yang jaringan komunikasinya terganggu, untuk itu kami terus berupaya untuk berkoordinasi menyelesaikan hal tersebut,” kata Erwin di Medan, Kamis (27/11/2025).

Sebelumnya, Gubernur telah menurunkan personil dan peralatan evakuasi ke wilayah terdampak bencana. BPBD Sumut juga telah menyiapkan bantuan paket senilai Rp 60 juta.

Adapun peralatan yang dikirim untuk evakuasi dan penyelamatan berupa 4 unit perahu karet, 2 unit mesin perahu, 2 unit dongkrak angin, 2 unit genset, 6 unit pompa jinjing, 4 unit pompa kohler, 2 tenda pengungsi, 2 unit starlink, 2 unit chainsaw, dan 42 unit lampu lentera.

Gubernur Bobby Nasution juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna kebutuhan bantuan dan dukungan penanganan bencana. Pemprov telah berkoordinasi dengan BNPB Republik Indonesia untuk bantuan dana siap pakai kepada kabupaten terdampak.

Pemprov juga berkoordinasi dengan BUMN untuk bantuan pada masyarakat. Bobby juga telah mengirim 1 ton minyak goreng, 500 kg gula putih, 500 kotak teh celup, 20 ribu bungkus mie instan dan 1.000 kaleng ikan sarden.

Menko PMK Pratikno menyatakan komitmen serius pemerintah pusat menanggapi bencana yang melanda 3 provinsi yaitu Sumut, Aceh dan Sumatera Barat. Pihaknya juga telah menyiapkan rencana paska darurat untuk pemulihan.

“Pak Prabowo memerintahkan pada kami serius menanggapi bencana tanggap darurat, di saat yang sama kita juga menyiapkan paska daruratnya, nanti untuk pemulihan masyarakat, karena infrastuktur juga harus segera pulih,” kata Pratikno di Jakarta. (ril/sormin)

Berita Terkait

Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Perkuat Mitigasi untuk Jaga Produksi Pangan
DWP Sumut Tegaskan Komitmen Lawan KDRT, Perempuan Diminta Tidak Lagi Diam
Baznas Gorut Lindungi 1.000 Mustahik Dalam Program BPJS Ketenagakerjaan
Kukuhkan Pengurus KPSMP, Pemkab Deli Serdang Dorong Koperasi Produktif dan Mandiri
Menuju Pilkades Serentak 2026, Deli Serdang Deklarasikan Pemilu Desa yang Damai
Tinjau Dinas Perpustakaan dan Arsip, Wagub Sumut Surya Minta Tingkatkan Inovasi dan Literasi
Kepala BNNP Sumut Hadiri Konferensi Pers Hasil Operasi Saber Bersinar 2026 oleh BNN RI Secara Virtual
Kepala BNNP Sumut Terima Audensi Civitas Akademisi UINSU

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:40 WIB

Antisipasi El Nino, Pemprov Sumut Perkuat Mitigasi untuk Jaga Produksi Pangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:36 WIB

DWP Sumut Tegaskan Komitmen Lawan KDRT, Perempuan Diminta Tidak Lagi Diam

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:11 WIB

Baznas Gorut Lindungi 1.000 Mustahik Dalam Program BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:38 WIB

Kukuhkan Pengurus KPSMP, Pemkab Deli Serdang Dorong Koperasi Produktif dan Mandiri

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:34 WIB

Menuju Pilkades Serentak 2026, Deli Serdang Deklarasikan Pemilu Desa yang Damai

Berita Terbaru

Oplus_131072

OLAHRAGA

KONI Motivasi Atlet PASI Sumut

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:05 WIB