Berantas Narkoba, BNNP Sumut Perkuat Wilayah Pesisir

Senin, 30 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERANTAS: Kepala BNNP Sumut, Brigjen Toga Panjaitan foto bersama Kombes DR. Ali Machfud SIK, MIK, dr. Suku Ginting, M.Kes, Roy Fadly Hasibuan S.Sos, dan Soritua Sihombing (atas). Dan bawah, penangkapan pengguna narkoba oleh BNNP Sumut.

MEDAN – Presiden Prabowo Subianto menjadikan permasalahan narkoba sebagai isu strategis dalam misi asta cita. Hal ini akibat kejahatan narkotika makin meresahkan dan membahayakan masa depan bangsa.

Dalam hal ini, BNN Propinsi Sumatera Utara terus meningkatkan upaya dalam upaya penanganan permasalahan narkotika. Ada lima arah kebijakan dan strategi yang menjadi fokus dalam upaya penanganan permasalahan narkotika yaitu penguatan kolaborasi, penguatan intelijen, penguatan wilayah pesisir dan perbatasan serta tematik dan ikonik.

“Kelima langkah ini merupakan strategis yang sangat relevan dalam memperkuat penanganan permasalahan narkotika di Indonesia untuk mencapai hasil yang lebih efektif dan menyeluruh,” ujar Brigjen Pol Drs.Toga H.Panjaitan selaku Kepala BNNP Sumut kepada wartawan, Senin (30/12/2024) pagi.

Didampingi Kombes DR. Ali Machfud SIK, MIK selaku Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, dr. Suku Ginting, M.Kes, Kordinator Rehabilitasi, Roy Fadly Hasibuan S.Sos, Kabag Umum dan Spritual dan Soritua Sihombing selaku Kordinator P2M, Brigjen Toga Panjaitan menambahkan, dalam program rehabilitasi, BNNP Sumut dan BNN Kabupaten/Kota telah membina sebanyak 1009 orang yang terjaring razia dan pelaksanaan deteksi dini.

“Terkait pemberantasan peredaran narkotika, BNNP Sumut telah berhasil memetakan jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah perkotaan, termasuk jalur distribusi, titik penyimpanan dan individu atau kelompok yang terlibat di dalamnya,” tambah Brigjen Toga.

BNNP Sumut juga telah berhasil mengungkap tindak pidana narkotika dan lahan tanaman ganja dan tanaman terlarang lainnya dengan 65 kasus dan menetapkan tersangka 71 orang.

Tahun 2024 ini, BNNP Sumut berhasil menangkap 41 .661 gram sabu, 114.970 gram ganja dan 8.077 butir ekstasi.

Juga berhasil menemukan 3,5 Ha ladang ganja di Perbukitan Tor Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan Kabupaten Madina.

“BNNP Sumut juga akan melakukan penguatan di wilayah pesisir dan perbatasan negara guna menangkal penyeludupan narkotika serta memperkuat sistem pengawasan perlintasan antar negara,” jelasnya.

Brigjen Toga juga berharap peran semua pihak dalam membantu pemberantasan narkoba di daerah ini. (sor)

Berita Terkait

Kapolri Gelar Press Release Pengungkapan Sabu Sebanyak 1, 16 Ton di Belawan
Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek
Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP
Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka
Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu
Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Penyimpanan 1.152 Vape Narkoba di Percut Sei Tuan
Terkait Penembakan Doni Pacek, Polisi Sudah Amankan 6 Orang
Pos Siskamling di Jalan Multatuli Medan Jadi Tempat Jual Beli Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Kapolri Gelar Press Release Pengungkapan Sabu Sebanyak 1, 16 Ton di Belawan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:14 WIB

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:44 WIB

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Dua Penembak Wadan KOTI PP Deliserdang Diciduk Poldasu

Berita Terbaru

Oplus_131072

BERITA UTAMA

Polisi Masih Dalami Asal Usul Senpi Penembak Donny Pacek

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:14 WIB

BERITA UTAMA

Bersatu Perangi Narkoba, Kapoldasu Rangkul HKBP

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:45 WIB

BERITA UTAMA

Terkait Kepemilikan Senjata, Rekan Doni Pacek Jadi Tersangka

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:44 WIB