Pemprov Sumut Dorong HKTI Perkuat Peran Petani Dukung Swasembada Pangan

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PELANTIKAN : Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) menghadiri Pelantikan DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Sumut serta DPC HKTI Se-Sumut, di Aula Raja Inal Siregar, lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro nomor 30, Medan, Rabu (9/9/2026).
Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia

MEDAN – sadamanews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memperkuat peran dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan mendukung swasembada pangan. Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya menilai HKTI harus menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian di Sumut.

Hal tersebut disampaikan Surya pada Musyawarah Daerah sekaligus Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI se-Sumatera Utara Periode 2026–2031, di Aula Raja Inal Siregar Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (9/9/2026).

Menurut Surya, pertanian memiliki posisi yang sangat strategis bagi Sumut. Sektor tersebut memberikan kontribusi sebesar 25,88% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara dan menjadi sumber penghidupan bagi lebih dari 2,42 juta tenaga kerja atau sekitar 35,43% dari total tenaga kerja di Sumut.

Surya juga menyampaikan sejumlah capaian sektor pertanian Sumut. Berdasarkan prakiraan Kerangka Sampel Area periode Januari – September 2026, luas panen padi diperkirakan mencapai sekitar 372.938 hektare, dengan produksi sekitar 1,96 juta ton gabah kering giling dan produktivitas rata-rata 5,26 ton per hektare.

Sementara itu, produksi jagung periode Januari hingga Juli 2026 mencapai sekitar 949 ribu ton. Angka tersebut melampaui kebutuhan daerah yang berada di kisaran 875 ribu ton, sehingga Sumatera Utara mencatat surplus lebih dari 74 ribu ton.

Di sektor perkebunan, Sumut juga tetap menjadi salah satu sentra perkebunan nasional. Sejumlah komoditas unggulan memiliki produksi besar, antara lain kelapa sawit sekitar 7,95 juta ton, karet 310 ribu ton, kelapa 102 ribu ton, kopi arabika 77,7 ribu ton, kopi robusta 10,3 ribu ton, kakao 37,3 ribu ton, serta aren sekitar 8 ribu ton.

Namun, Pemprov Sumut menyadari masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu ditangani bersama, salah satunya pemenuhan kebutuhan komoditas pangan tertentu. Produksi bawang merah saat ini baru memenuhi sekitar 63,8% kebutuhan daerah, sementara bawang putih dan kedelai masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Karenanya, Surya mengajak HKTI mengambil peran lebih luas sebagai penggerak pembaruan pertanian dengan mendorong peningkatan produksi hasil pertanian dalam daerah melalui inovasi, perluasan budidaya, penguatan kelembagaan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian.

“HKTI harus terus hadir sebagai rumah besar petani, menjadi wadah yang memperkuat kapasitas, memperluas kesempatan, menyuarakan aspirasi, serta menjadi mitra pemerintah dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pertanian,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding melalui Zoom menyampaikan sejumlah hasil Munas HKTI ke-10 yang diharapkan menjadi rujukan kerja HKTI mulai dari tingkat kabupaten/kota, kecamatan, ranting hingga kelompok tani.

Antara lain, jelasnya, HKTI harus memperkuat organisasi petani melalui pendataan dan tata kelola organisasi yang baik. Kemudian, HKTI harus mempercepat regenerasi petani karena mayoritas petani saat ini sudah berusia senior sehingga perlu disiapkan generasi penerus melalui pengembangan petani muda dan petani milenial.

“Kalau kita tidak merencanakan dengan baik, ke depan tidak ada lagi yang bekerja di sektor pertanian. Karena itu, harus disiapkan kader petani muda, petani milenial, termasuk melalui magang agribisnis pertanian,” jelasnya usai melantik kepengurusan DPD HKTI Sumut periode 2026-2031.

Ketua Harian DPN HKTI Mulyono Machmir usai melantik 32 DPC HKTI se-Sumut menyampaikan bahwa HKTI lahir pada 1973 dan kini telah berusia 53 tahun. Ia menyampaikan bahwa perjalanan HKTI merupakan perjalanan panjang sebagai organisasi yang menjadi wadah untuk menampung dan memperjuangkan aspirasi para petani.

Seiring perjalanan waktu, HKTI terus berkembang dan memperkuat perannya dalam menyuarakan kepentingan serta aspirasi petani di berbagai daerah. Menurut Mulyono, kekuatan HKTI sesungguhnya berada pada struktur organisasi paling bawah, yakni kelompok tani. Karena itu, penguatan organisasi harus dimulai dari tingkat akar rumput hingga ke tingkat desa.

Sementara itu, Ketua DPD HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan para pejuang petani dari seluruh kabupaten/kota di Sumut. Menurutnya, sektor pertanian harus menjadi sektor superprioritas karena memiliki peran strategis terhadap perekonomian daerah dan menjadi sumber penghidupan mayoritas masyarakat di sejumlah kabupaten di Sumatera Utara.

Gus Irawan menegaskan HKTI Sumut siap berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dan pemerintah kabupaten/kota dalam mendukung program prioritas pertanian, termasuk hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao, kelapa, dan kopi.

Adapun pengurus DPD HKTI Sumut periode 2026-2031 yang dilantik oleh Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding yakni Ketua DPD HKTI Sumut Gus Irawan Pasaribu, Sekretaris Muhammad Syah, dan Bendahara Kamsir Aritonang.

Turut hadir Sultan Deli ke-14 Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam, Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution, Wakil Bupati Asahan Rianto, Wakil Bupati Humbang Hasundutan Junita Rebeka Marbun, Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Tambunan, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, anggota DPRD Sumut, serta para pengurus 32 DPC HKTI se-Sumut. (ri/Sormin)

Berita Terkait

Pemkab Deli Serdang, Polrestabes Medan, dan TNI Bersama Warga Deklarasikan Jermal Tolak Narkoba
Bobby Nasution Minta Penataan Kampung Kreatif Gunungsitoli Prioritaskan Perbaikan Rumah Warga Miskin
Tinjau Pertamina di Nias, Bobby Nasution Upayakan Pencegahan Kelangkaan BBM di Masa Nataru
Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding Buka FGD dan Rakerda DPD HKTI Sumut di Polbangtan Medan
Sapma LMP Sumut Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba oleh Ditresnarkoba Poldasu
Sudah Seminggu, Warga Jalan SM Raja Medan Ini Belum Ditemukan
Wabup Lom Lom Suwondo Lepas Touring Harlah ke-13 Asperda Indonesia
Langgar Aturan Lalin, Kapolrestabes Medan Beri Helm ke Pengendara

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Pemkab Deli Serdang, Polrestabes Medan, dan TNI Bersama Warga Deklarasikan Jermal Tolak Narkoba

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Bobby Nasution Minta Penataan Kampung Kreatif Gunungsitoli Prioritaskan Perbaikan Rumah Warga Miskin

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Tinjau Pertamina di Nias, Bobby Nasution Upayakan Pencegahan Kelangkaan BBM di Masa Nataru

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding Buka FGD dan Rakerda DPD HKTI Sumut di Polbangtan Medan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Sapma LMP Sumut Dukung Penuh Pemberantasan Narkoba oleh Ditresnarkoba Poldasu

Berita Terbaru