Sarang Narkoba Serba Jadi Digerebek dan Dibakar

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DIBAKAR: Barak narkoba yang digerebek dan dibakar. (ist/sadamanews.com)

MEDAN – sadamanews.com – Menjelang malam, petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sarang narkoba di Dusun I Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, kemarin.

Meksi sekitar lapak narkoba dipasang barikade dan berbagai rintangan, namun Tim berhasil menerobos ke lokasi yang sudah ditargetkan.

Jajaran Satres Narkoba Polrestabes Medan bergerak dalam sebuah misi yang tak hanya menegakkan hukum, tetapi juga mengembalikan masa depan yang nyaris direnggut oleh barang haram (narkoba).

Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) sebagai bagian dari program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dilakukan personel gabungan Polrestabes Medan dipimpin langsung Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP.

“Pelaksaan operasi GKN dilakukan secara terpadu di kawasan yang selama ini diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika,” ujar AKBP Rafli Yusuf Nugraha dalam keterangannya kepada awak media pada Minggu (19/7/26).

Untuk masuk ke lokasi kata Kasat, petugas harus melewati berbagai rintangan yang sengaja dibuat para pelaku, mulai dari barikade kayu, barikade ban bekas, semak belukar, hingga area rawa yang dipenuhi air dan lumpur.

“Ada 3 orang yang kami amankan dalam penggerebekan ini yakni berinisial PP (28), F (50), dan S (58), yang perannya masih kami dalami,” ujarnya.

Di lokasi, personel juga menemukan 7 paket sabu, dengan berat total 29,84 gram, alat hisap, plastik klip, timbangan elektrik, dan barang bukti lain.

Rafli menambahkan, guna mencegah praktek serupa kembali terulang, seluruh barak narkoba kemudian dihancurkan dan dibakar.

Tempat ini, nantinya juga akan diawasi, dan operasi penggerebekan sarang narkoba serupa dipastikan akan kembali dilakukan, jika sarang narkoba di tempat ini kembali beroperasi.

“Seluruh barak yang ada kami bumihanguskan, kami juga akan awasi tempat ini. Kami pastikan, bagaimana pun cara pelaku narkoba berkamuflase dan bertransformasi, kami tidak akan tinggal diam dan pasti akan kami ungkap,” cetusnya.

Di balik setiap operasi, tersimpan harapan besar bahwa tidak ada lagi anak-anak yang kehilangan masa depan karena narkoba, tidak ada lagi keluarga yang hancur akibat candu, dan tidak ada lagi kampung yang dicap sebagai sarang kejahatan.

“Sebab sejatinya, perang melawan narkoba bukan hanya tentang menangkap pelaku, melainkan tentang menjaga kehidupan, merawat harapan, dan memastikan cahaya masa depan tetap menyala bagi generasi penerus bangsa,” pungkas AKBP Rafli Yusuf Nugraha SH SIK MIP. (Sormin)

Berita Terkait

Ledakan di Grand Polonia Medan Diduga Akibat Pipa Gas Bocor
Pengakuan Tukang, Diduga Tiga Orang Meninggal Akibat Ledakan di Polonia Medan
Bungkam Argentina, Spanyol Juara Dunia
Teguh Kembali Pimpin PP Ranting Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan
Tabrakan Beruntun di Sibolangit, Jumlah Korban Masih Didata
Ketua MPC PP Deli Serdang dan Pengurus Melayat ke Ayahanda Arnold Prayoga Sitepu
Polrestabes Medan Gerebek Meja Ikan Merk GBM99 di Pulo Brayan, Lima Orang Diamankan
Comeback Dramatis, Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:33 WIB

Ledakan di Grand Polonia Medan Diduga Akibat Pipa Gas Bocor

Senin, 20 Juli 2026 - 20:11 WIB

Pengakuan Tukang, Diduga Tiga Orang Meninggal Akibat Ledakan di Polonia Medan

Senin, 20 Juli 2026 - 08:38 WIB

Bungkam Argentina, Spanyol Juara Dunia

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:05 WIB

Teguh Kembali Pimpin PP Ranting Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:16 WIB

Sarang Narkoba Serba Jadi Digerebek dan Dibakar

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Ledakan di Grand Polonia Medan Diduga Akibat Pipa Gas Bocor

Senin, 20 Jul 2026 - 20:33 WIB

Oplus_131072

Berita

Rumah Elite Meledak di Medan, Enam Orang Luka-luka

Senin, 20 Jul 2026 - 17:50 WIB