Persekat Tegal Bungkam PSMS Medan

Minggu, 22 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEREBUT : Pemain PSMS Medan dan Persekat Tegal saat berebut bola. (ist/sadamanews.com)

TEGAL – sadamanews.com – PSMS Medan harus mengakui keunggulan Persekat Tegal usai ditekuk dengan skor 0-2 di Stadion Tri Sanja, Tegal, Sabtu (21/2/2026) malam WIB.

Meski tampil menekan dan menciptakan sejumlah peluang emas, PSMS gagal memaksimalkan kesempatan menjadi gol, sementara tim tamu tampil efektif dan disiplin.

Sejak menit awal, PSMS tampil agresif. Beberapa peluang tercipta melalui skema serangan cepat dan bola mati, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia. Sebaliknya, Persekat menunjukkan efisiensi tinggi. Dari peluang yang mereka miliki, dua di antaranya berhasil dikonversi menjadi gol, pertama oleh Atieda dan gol kedua dicetak Arsyad Yusgiantoro.

Gol pertama Persekat menjadi sorotan karena dinilai berbau kontroversi. Dalam prosesnya, terjadi insiden dorongan Atieda, pencetak gol terhadap pemain PSMS sebelum bola bersarang ke gawang. Namun wasit tetap mengesahkan gol tersebut.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, angkat bicara terkait hasil pertandingan dan momen krusial itu

“Banyak peluang yang belum bisa kita manfaatkan untuk terjadinya gol, peluang Persekat bisa dimanfaatkan menjadi gol, tapi begitulah sepakbola kita kalah dua kosong mereka sangat disiplin sehingga kita kesulitan, tapi kita tadi bisa dapat peluang tapi belum bisa terjadi gol sangat disayangkan,” ujar Eko usai pertandingan.

Terkait gol pertama yang dianggap kontroversial, ia menyebut ada dorongan terhadap pemainnya. Namun dia mengakui bahwa Persekat Tegal tampil disiplin sehingga menyulitkan PSMS.

“Gol pertama tadi ada sedikit dorongan kepada pemain kita, tapi itulah sepakbola. Perekat juga tampil disiplin,” ucapnya.

Eko tetap menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal, namun mengakui efektivitas dan kedisiplinan Persekat menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSMS untuk segera bangkit jelang laga tandang berikutnya kontra FC Bekasi City. Evaluasi menyeluruh dijanjikan akan dilakukan demi memperbaiki performa di laga selanjutnya dan menjaga asa tetap bersaing di Championship musim 2025/2026. (sormin)

Berita Terkait

Jamu PSIS Semarang, PSMS Ingin Bangkit
Bobby Zulkarnain Sayangkan Polemik Pengelolaan Kontingen Medan untuk Porprovsu XII 2026
ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat
PSMS Gagal Menang di Padang
PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang
PSMS Ditekuk PSPS
PSMS Medan Incar Kemenangan di Pekanbaru
Menang Telak, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:44 WIB

Jamu PSIS Semarang, PSMS Ingin Bangkit

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Bobby Zulkarnain Sayangkan Polemik Pengelolaan Kontingen Medan untuk Porprovsu XII 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:59 WIB

ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:28 WIB

PSMS Gagal Menang di Padang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Gubernur Sumut Bobby Nasution Resmikan Sekolah Guang Ming

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:27 WIB

BERITA UTAMA

Drama 2 Kartu Merah! PSMS Bungkam PSIS

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:59 WIB