Tambah Tiga Emas, Indonesia Pimpin Klasemen Medali Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara di Sumut

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBANG EMAS DAN PERUNGGU : Atlet lari putra Indonesia Gilang Satria Wibawa (kiri) berhasil meraih mendali emas dengan waktu 21.48 detik sedangkan Rizal Hafid Fuadi (kanan)meraih perunggu dengan waktu 21.69 detik pada nomor lari 200 meter U-18 dalam kejuaraan Atletik Asia Tenggara 2025.
(Diskominfo Sumut / Fahmi Aulia)

DELISERDANG – sadamanews.com – Indonesia berhasil memimpin perolehan medali sementara pada hari ketiga Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara 2025 yang berlangsung di Sumatera Utara (Sumut). Pada pertandingan Senin (17/11/2025), Indonesia menambah tiga medali emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Tiga emas Indonesia dipersembahkan oleh Nixon AT Simangunsong dari nomor lompat jangkit U18 putra, Gilang Satria Wibawa dari nomor lari 200 meter U18 putra, serta Novi L. Afifa dari nomor lompat tinggi U18 putri. Adapun medali perak diraih dari nomor lari 3.000 meter U18 putra dan putri, lari 200 meter U20, serta nomor 3.000 meter U18 putri. Sementara medali perunggu diperoleh dari nomor lari 200 meter U18 putra, lari gawang 400 meter U18 putri, dan lari 3.000 meter U18 putra.

Dengan tambahan tersebut, Indonesia telah mengoleksi total 10 emas, 13 perak, dan 15 perunggu. Posisi kedua ditempati Filipina dengan 10 emas dan 3 perak, disusul Vietnam yang meraih 8 emas, 11 perak, dan 5 perunggu.

“Target awal kita hanya enam medali emas, setelah menghitung data perbandingan dengan SEA Youth kemarin. Tetapi Alhamdulillah, atlet-atlet kita luar biasa, semangat dan personal base mereka meningkat sehingga target terlampaui,” ujar Manajer Tim Indonesia, Agung Mulyawan, di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang.

Agung menyebut persaingan di hari ketiga semakin ketat, namun Indonesia tetap memiliki peluang besar menjadi juara umum. Ia memperkirakan Indonesia membutuhkan setidaknya tiga medali emas tambahan pada hari terakhir.

“Kalau besok bisa dapat minimal tiga lagi, kemungkinan besar kita bisa juara. Kita lihat juga fluktuasi perolehan emas negara lain. Pokoknya kita lakukan yang terbaik,” ungkap Agung.

Salah satu penyumbang emas, Gilang Satria Wibawa, mengaku bangga meski sempat mengalami kendala sebelum berlomba.

“Ndredeg (gemetar), sempat ada masalah paha tadi, ketarik, badan sudah dingin. Tapi Alhamdulillah bisa juara satu. Bangga bisa menyumbangkan emas di sini,” kata siswa SMAN 8 Kediri itu.

Besok merupakan hari terakhir Kejuaraan Atletik U18 dan U20 Asia Tenggara. Ada 13 nomor yang akan dipertandingkan yaitu 4 nomor 3.000 m steeplechase, 4 nomor estafet, 2 nomor lompat tinggi, 2 nomor lari 800 m dan 1 nomor lompat jangkit. (ril/Sormin)

Berita Terkait

ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat
PSMS Gagal Menang di Padang
PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang
PSMS Ditekuk PSPS
PSMS Medan Incar Kemenangan di Pekanbaru
Menang Telak, PSMS Kudeta Persikad dari Puncak
PSMS Medan Siap Hentikan Rekor Sempurna Persikad Depok
Lewat Muskot, Heriyanto Nahkodai Cabor Wushu Indonesia Kota Medan Periode 2026 – 2030

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:59 WIB

ASPEPNAS Vollyball Cup 2026 Dorong Sportivitas dan Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:28 WIB

PSMS Gagal Menang di Padang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PSMS Medan Bidik Tiga Poin di Markas Semen Padang

Senin, 12 Oktober 2026 - 01:17 WIB

PSMS Ditekuk PSPS

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PSMS Medan Incar Kemenangan di Pekanbaru

Berita Terbaru

BERITA UTAMA

Terkait Penembakan Doni Pacek, Polisi Sudah Amankan 6 Orang

Rabu, 21 Okt 2026 - 19:41 WIB